SKETSA BISNIS65

Ide Bisnis | Syariah Marketing | Belajar Bisnis Online

LightBlog

Wednesday, February 20, 2013

Rezeki Positif dan Rezeki Negatif

Rezeki positif dan Rezeki Negatif
Gambaran lain dari kehidupan seseorang yang pemasuknnya sebulan dua ratus ribu rupiah, sedang pengeluarannya berkisar seratus lima puluh ribu rupiah apakah orang itu kaya atau miskin? Jelas ia seorang yang kaya

Jadi ada dua macam rezeki , rezeki positif yang menghasilkannya selalu lebih, dan ada pula rezeki negatif, dimana rezeki ini tidak di nafkahkan untuk hal-hal yang tidak penting sekali,sehingga habi seluruhnya.

kami sudah memberikan contoh untuk hal ini tentang seorang yang  mempunyai penghasilan yang halal. Ketika ia masukkerumahnya ia mengtakan: "Putranya sakit." Dialalu memerintahkankepda istrinya; :Beri saja sebuah pilaspirin dan segelas air teh!" ternyata putranya baik dengan ijin Allah.

Seorang lainnya yang penghasilannya di peroleh dengan berbagai cara dan jalan, entah halal atau haram yang penting masuk, ketika sampai kerumahnya dikatakan:"Putranya Sakit"Allah membuatnya panik dan ketakutan lalu putranya dibawa kerumah sakit dan diperiksa oleh lebih seorang dokter, sehingga menghabiskan biaya ratusan ribu rupiah, untuk rontgen periksa darah dan lain-lain, padahal penyakitmnya hanya influenza.

Yang pertama, rezekinya sedikit lalu Allah memberinya berkah meskipun sedikit. Dan yang kedua rejekinya banyak, akan tetapi Alloh menjauhkannya dari Berkah. Yang pertama penghasilannya diperoleh dari yang halal, sedang yang kedua diperoleh dari berbagai jalan, tidak peduli apa namanya,yang penting uang.Lalu Allah membukakan berbagai pintu pengeluarannya, sehingga unag yang diperolehnya itu segera ludes.

Kami sudah memberikan contoh tentang seseorang yang mencari uang dari berbagai sumber, tidak peduli hala aatau haram. Dia pergi membelikan pakaian untuk isterinya berbilang ratusan ribu rupiah. Setiba dirumahnya istrinya marah-marah krena dibelikan pakaian model itu,  bukan bergembira dan berterimakasih. Sedang sang suami yang sudah mengeluarkan uang  begitu besar untukmengembirakan isterinya, terlihat lebih marah dan kecewa. Kalau hanya uangnya yang hilang boleh jadi tidak merasa pedihdan perih benar. Akan tetapi sudah mengeluarkan uang banyak, rumahtangganya keruh.

Contoh yanh kedua, seorang yang mencari uang dari sumber yang halal. Pergi kepasar mebelikan pakaian untuk isterinya dari bahan yang sederhana dan murah. Setiba di rumahnya, isterinya menunjukan rasa senang dan terima kasihnya atas kebaikan suaminya. itu.

Yang pertam rezeki dan yang kedua pun sama rezeki, bahkan semua yang ada dalam kehidupan ini adalah rezeki juga.

Manusia ketika melihat  pada rezeki positif yang senantiasa menambah hartanya, seharusnya ia juga melihat pada rezeki yang negatif yang saya namakan  keberkahan. Keberkahan itu membikinn Anda dalam banyak hal merasa takjub. Bagaiman pulan itu bisa hidup dari gajinya yang sedikit? Kalau anda menelitinya, anda akan menemukan, bahwa Allah Ta'ala telah memadati dirinya dan sanak keluarganya dengan rasa puas.

Pada umumnya orang yang diberi rezeki yang halal, matanya tidak jelalatan pada barang-barang yang mahal yang tidak mampu dibelinya. Apabilamata seseorang darimerika kebetulan tertumbuk padaha-hal seperti itu, dengan cepat matanya itu dialihkan pada hal-hal lainnya, seolah-olah batinya berkata: "Barang-barang itu tidak tepat untuk kami!".

Iamengatakannya dengan penuh percaya diri, bahwa apa yang diperolehnya lebih dari cukup. Ia makan  makanan yang sederhana namun hatinya bahagia dan gembira. Malamnya tidur nyenyak dan tidak gelisah.Karena apa yang dimilikinya sudah cukupmemenuhi kebutuhan hidupnya.

Inilah gambaran perbedaan rezeki positif (Baik) dengan rezeki negatif (buruk) keduanya diperoleh dengan cara dan sikap yang berbeda sehingga hasilnyapun berbeda. Oleh karena itu bisnis yang positif baik itu dihasilkan dan diperoleh dengan cara dan saranya serta sikap yang islami yaitu sesuai dengan syariah Islam. Inilah bisnis yang disebut rezeki berkah hasil buah bisnis baik online maupun offline dengan cara syariah.

Anda tertarik dengan bisnis yang di jalankan sesuai syariah sehingga menghasilan Rezeki positif dan terhindar dari Rezeki Negatif? jangan lupakan peluang ini. Ini ada bisnis yang bisa menghantarkan anda kearah penghasilan yang berkah dengan bisnis sesuai syariah, murni sesuai syariah.untuk lebih jelasnya silahkan klik disini

No comments:

Post a Comment

Adbox